WhatsApp bisa digunakan untuk pembayaran?

Semakin berkembang dan populernya penggunaan WhatsApp di dunia (kurang lebih hampir 1,2 milian pengguna) membuat Facebook berfikir keras bagaimana cara “mencari” penghasilan dari pengguna yang ada. Karena itu ada wacana Facebook akan meluncurkan WhatsApp Pay (kemungkinan nama) di India. Mengapa di India? Karena di India sendiri pengguna WhatsApp kurang lebih sekitar 200 juta user dan popularitasnya sendiri mengalahkan Facebook. Bahkan dalam penggunaan WhatsApp di India lebih luas lagi. Jika pada umumnya WhatsApp digunakan hanya untuk chating dan mengirimkan video atau gambar, namun pengguna disana menggunakannya untuk kegiatan jual-beli.


Barang yang diperjualbelikan pun sangat luas sekali, mulai dari pakaian bayi, obat, hasil kerajinan, dll. Karena itu Facebook berharap dengan adanya sistem pembayaran WhatsApp Pay semakin memudahkan masyarakat India dalam melakukan transaksi tanpa harus repot dengan cara pembayaran. Faktor lain selain karena jumlah pengguna adalah penarikan mata uang 500 dan 1000 rupee yang dilakukan pemerintah India pada tahun 2016 kemarin menyebabkan pembayaran secara digital semakin disukai.

Bahkan pada tahun 2016 kemarin kurang lebih ada sekitar 262 juta transaksi digital yang bernilai hampir $1.3 billion atau 17.2 triliun rupiah. Tentu saja dengan nilai transaksi yang besar ini (dan akan semakin lebih besar lagi) membuat Facebook yakin dengan layanan akan diluncurkan kurang lebih 6 bulan ke depan akan muda diterima. Namun bagaimana metode atau cara WhatsApp Pay atau apakah nama yang digunakan memang WhatsApp Pay masih harus menunggu kabar berikutnya.

Sumber: Sumber 1, Sumber 2.


Tinggalkan Balasan