Sekolah E-Sports (online games)?

Semakin berkembang dan meriahnya e-sports (online games) semakin diperhitungkan banyak kalangan. Banyaknya events atau kompetisi mulai dari level lokal hingga internasional membuat e-sports semakin diakui. Di beberapa negara (terutama eropa) bahkan sudah memasukan e-sports menjadi salah satu kurikulum di sekolah.


Sebagai contoh di Norwegia sejak Agustus tahun kemarin sudah menawarkan kurikulum e-sports. Siswa bisa memilih dari beberapa game yang ada seperti DOTA 2, CS:GO, League of Legends and Starcraft 2, dll. Nantinya para siswa akan diberi beberapa materi seperti tentang kerja sama tim, strategi, melatih refleks, dan masih banyak lainnya.

Bahkan negera terdekat kita Malaysia sudah mempunyai Universitas untuk e-sports!!! Dengan didirikannya APU ESPORTS MALAYSIA ACADEMY diharapkan para gamers yang bergabung bisa menadi profesional gamers.

Universitas ini sudah diresmikan 23 Febuari kemarin, namun sekitar April baru dibuka untuk umum. Nantinya ada empat game yang bisa dipilih antara lain Dota 2, League of Legends, Counter-Strike dan FIFA Online. Dan mungkin kedepannya game yang lain menyusul untuk ditambahkan.

Memang sekilas terlihat aneh dan pasti banyak yang berfikir “kok main game aja sampai ada sekolahnya”. Memang tidak salah berfikir seperti itu, namun dengan perkembangan jaman game sudah tidak bisa dipandang sebelah mata lagi. Game bahkan bukan hanya sekedar “bermain”.

Game sudah semakin kompleks, perlu pemikiran, fokus, kerja keras untuk bisa mencapai tingkat yang lebih jauh. Bahkan game sudah bisa menghasilkan dan mengharumkan nama negara.


Tinggalkan Balasan