Mengenal Asuransi Kendaraan

Apabila kita memiliki sebuah kendaraan pasti memerlukan proteksi untuk kendaraan kita dari berbagai resiko yang akan dihadapi seperti yang diakibatkan karena kecelakaan, bencana, kehilangan, huru-hara dan lain lain. Kemungkinan resiko tersebut baik besar maupun kecil akan berdampak pada kondisi finansial kita. Maka dari itu asuransi kendaraan wajib dalam daftar perencanaan keuangan anda.


Sering kali kita bertanya-tanya apa saja yang dijamin dan masuk dalam kategori asuransi kendaraan, mahal atau tidak, pengurusan klaim yang berbelit, syarat pendaftaran dan lain – lainnya.

Sumber: Wilzz99 (Wikipedia) / CC BY-SA 4.0
Daihatsu Sigra 1.0 M, Sumber: Wilzz99 (Wikipedia) / CC BY-SA 4.0

Penjelasan mengenai istilah dalam asuransi kendaraan

  • All Risk
    All risk adalah asuransi yang menjamin semua pertanggungan kendaraan. Perlindungan dari segala macam kerusakaan kendaraan baik kecil maupun besar dengan segala resiko beserta perangkat tambahannya dengan biaya resiko sendiri (OR) per kejadian Rp. 200.000,-
  • TLO (Total Loss Only)
    TLO adalah asuransi yang menjamin pertanggungan kendaraan untuk kehilangan dan kerusakaan diatas 75% tanpa disengaja dan bukan karena kesengajaan dengan resiko sendiri (OR) 10% dari harga pertanggungan.
  • TJH III
    TJH III adalah pihak ketiga yang menuntut ganti rugi kepada pihak kedua selaku nasabah asuransi. Pihak ketiga dalam hal ini dikategorikan sebagai orang luar bukan peserta asuransi, bukan juga pihak asuransi akan tetapi korban kecelakaan yang dirugikan oleh nasabah asuransi. Yang dijamin dalam TJH III adalah kendaraan pihak III dan korban (manusia).
  • Resiko Sendiri (OR/Own Risk)
    Resiko sendiri adalah pertanggungan yang dikenakan oleh pihak asuransi kepada pihak tertanggung atau nasabah. Adanya pengenaan resiko sendiri dikarenakan kerusakan kendaraan tersebut adalah akibat dari kesalahan atau keteledoran pihak nasabah yang menyebabkan kendaraan tersebut mengalami kerusakan. Resiko sendiri dikenakan setiap sekali kejadian kecelakaan yaitu sekitar Rp. 300.000,- tergantung jasa asuransi yang digunakan.
  • Rate
    Rate adalah prosentase harga pertanggungan yang dikenakan pihak asuransi kepada tertanggung sesuai dengan harga kendaraan, usia kendaraan, jenis kendaraan dan jenis asuransinya. Semakin lama usia kendaraan dan semakin besar harga kendaraan, maka semakin besar pula prosentase yang akan dikenakan untuk pembayaran premi asuransi kendaraan.
  • Premi
    Premi adalah harga yang ditetapkan pihak asuransi kepada tertanggung atau nasabah dalam kurun waktu yang telah ditetapkan dan dengan persetujuan kedua belah pihak. Premi tersebut harus segera dibayarkan setelah ditetapkannya rate dan terbitnya polis asuransi. Jika premi tersebut tidak segera dibayarkan, pihak asuransi tidak menanggung segala resiko kecelakaan atau kerusakan kendaraan yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi.
  • Polis
    Polis adalah bukti perjanjian yang sah antara pihak penanggung dalam hal ini selaku pihak asuransi dengan pihak tertanggung dalam hal ini selaku pihak nasabah. Polis tersebut berisi tentang informasi kendaraan yang diasuransikan terdiri dari :
    1. Jenis Produk kendaraan
    2. Nomor Polis
    3. Data tertanggung (nama dan alamat tertanggung)
    4. Jangka waktu pertanggungan
    5. Obyek pertanggungan (nopol, merk, jenis, tahun pembuatan, no. rangka, no. mesin, warna, penggunaan)
    6. Harga pertanggungan
    7. Perluasan resiko sendiri
    8. Kondisi pertanggungan
    9. Perhitungan premi
    10. Lampiran / klausula tambahan
    11. Perlengkapan tambahan
    12. Tanda tangan pihak penanggung

    Apabila dalam polis terjadi perubahan data misal seperti perubahan nopol atau kepemilikan, maka polis tersebut tidak akan berlaku dan akan berlaku kembali setelah dibuatkan endorsement.

  • Endorsement
    Endorsement adalah tanda bukti yang dibuat oleh pihak penanggung dikarenakan terjadi perubahan data pihak tertanggung. Endorsement berupa lembaran lampiran yang sudah dibubuhi tanda tanggan penanggung yang menerangkan bahwa polis tersebut sah berlaku dan dapat digunakan sebagai bukti apabila kendaraan tertanggung mengalami kerusakan. Bukti perubahan tersebut akan dilampirkan dengan polis yang berlaku disertai bukti perubahan data.
  • Klausula
    Klausula adalah ketentuan atau syarat-syarat yang digunakan sebagai kekuatan hukum dalam sebuah perjanjian antara pihak pertama dengan pihak kedua sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Secara umum untuk kepengurusan pendaftaran asuransi kendaraan bermotor tidaklah terlalu rumit. Hanya diperlukan fotokopi STNK kendaraan, fotokopi KTP Pemilik Kendaraan, Foto kendaraan yang akan di asuransikan dan Pengisian Form Pengajuan asuransi kendaraan.

Apabila sudah dilengkapi syarat pengajuan asuransi kendaraan tersebut, maka pihak pihak asuransi akan segera menerbitkan polis asuransi kendaraan dengan beberapa lampiran dan kwitansi sebagai bukti pembayaran yang sah.

Bagaimana apabila terjadi klaim ?

Jika terjadi klaim maka pihak tertanggung atau pemilik kendaraan harus segera melaporkan ke pihak penanggung atau pihak asuransi dan mengikuti beberapa prosedur klaim kendaraan diantara pengisian blanko klaim kendaraan, melengkapi berkas pengajuan klaim (fotokopy stnk, sim, ktp, polis kendaraan), disertakan juga foto bagian kendaraan yang rusak.

Apabila kelengkapan berkas dan persyaratan pengajuan klaim terpenuhi, maka pihak asuransi akan segera melakukan survey untuk mengecek bagian-bagian kendaran yang rusak. Kendaraan tersebut akan di foto dan dirujuk ke salah satu bengkel rekanan asuransi agar segera diperbaiki. Sebelum pengerjaan perbaikan kendaraan dimulai, pihak bengkel akan mengirimkan estimasi kepada pihak asuransi untuk mendapatkan persertujuan dari pihak asuransi tentang besar biaya perbaikan kendaraan.

Setelah terjadi kesepakatan tentang besarnya biaya perbaikan, maka pihak bengkel akan mengerjakan perbaikan kendaraan tersebut. Besar biaya perbaikan akan dikenakan kepada pihak asuransi untuk melunasi tagihan dari pihak bengkel.


Tinggalkan Balasan