Apa itu SWDKLLJ di STNK?

Mungkin masih banyak yang bertanya apa sih SWDKLLJ itu? kenapa harus ada? kalau iya harus ada fungsinya untuk apakah? karena kurangnya sosialisai sendiri dari pihak kepolisian pasti banyak bertanya-tanya mengenai hal ini.


SWDKLLJ adalah Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Artinya, saat kita membayar pajak kendaraan, otomatis nama yang tertera dalam STNK terdaftar dalam asuransi yang dikelola oleh perusahaan BUMN, Jasa Raharja.

Jadi kita dapat asuransi kecelakaan? kurang lebih seperti begitu jadi secara otomatis kita mendapat perlindungan asuransi jika terjadi kecelakaan lalu lintas.

SWDKLLJ sendiri telah di atur pada Peraturan Menteri Keuangan RI No 36/PMK.010/2008 dan 37/PMK.010/2008 tanggal 26 Februari 2008 (selangkapnya baca disini). Mulai dari besarnya santunan yang diberikan dan tarif SWDKLLJ semuanya telah diatur.

– Meninggal Dunia sebesar 25 juta rupiah.
– Cacat Tetap (Maksimal) sebesar 25 juta rupiah.
– Biaya Rawat (Maksimal) sebesar 10 juta rupiah.
– Biaya Penguburan sebesar 2 juta rupiah.

Bagaimana cara memperoleh santunan? (sumber)

1. Menghubungi kantor Jasa Raharja terdekat.
2. Biasanya diikuti dengan mengisi formulir pengajuan dengan melampirkan laporan kecelakaan dari pihak kepolisian, surat keterangan kesehatan dari dokter, KTP korban.
3. Jika korban mengalami luka-luka pasti ada biaya pengobatan bukan? nah coba dilampirkan saja kuitansi biaya perawatan & pengobatan yang asli.
4. Hak santunan akan gugur jika pengajuan lebih dari 6 bulan sejak terjadinya kecelakaan. Atau tidak adanya respon dalam waktu 3 bulan sejak hak santunan disetujui oleh Jasa Raharja.

SWDKLLJ

Untuk berapa besar biaya SWDKLLJ sendiri sudah ditetapkan menurut golongan sesuai dengan peraturan:

  • Sepeda motor di bawah 50 cc, mobil ambulance, mobil jenazah dan mobil pemadam kebakaran dibebaskan dari kewajiban membayar SWDKLLJ.
  • Traktor, buldozer, forklift, mobil derek, excavator, crane dan sejenisnya sebesar Rp 20.000,00 (dua puluh ribu rupiah).
  • Sepeda motor, sepeda kumbang dan scooter di atas 50 cc sampai 250 cc dan kendaraan bermotor roda tiga sebesar Rp 32.000,00 (tiga puluh dua ribu rupiah).
  • Sepeda motor di atas 250 cc sebesar Rp 80.000,00 (delapan puluh ribu rupiah).
  • Pick up/mobil barang sampai dengan 2400 cc, sedan, jeep dan mobil penumpang bukan angkutan umum sebesar Rp140.000,00 (seratus empat puluh ribu rupiah).
  • Mobil penumpang angkutan umum sampai dengan 1600 cc sebesar Rp70.000,00 (tujuh puluh ribu rupiah).
  • Bus dan mikro bus bukan angkutan umum sebesar Rp150.000,00 (seratus lima puluh ribu rupiah).
  • Bus dan mikro bus angkutan umum, serta mobil penumpang angkutan umum lainnya di atas 1600 cc sebesar Rp87.000,00 (delapan puluh tujuh ribu rupiah).
  • Truk, mobil tangki, mobil gandengan, mobil barang di atas 2400 cc, truk container dan sejenisnya sebesar Rp 160.000,00 (seratus enam puluh ribu rupiah).

Nah itulah sedikit info tentang SWDKLJ semoga bermanfaat dan jangan sampai lupa untuk membayar STNK tepat waktu.


Tinggalkan Balasan